Senin, 13 Oktober 2014
Pulau Putri
Pulau Putri adalah salah satu pulau dari Kepulauan Seribu
yang dikelola sebagai sebuah resor, resor ini sebagai salah satu resor
di Indonesia yang memiliki wahana dunia bawah laut yang sangat jarang
dan bahkan langka.
Pulau Bidadari
Pulau Bidadari
Pulau Seribu – Pulau Bidadari merupakan salah satu pulau wisata yang bisa anda kujungi di kepulauan seribu jakarta, pulau risort dengan tampilan cantik yang sangat cocok untuk wisata keluarga, teman, bahkan dan kekasih, untuk menempuh perjalanan ke pulau bidadari cukup sebentar saja hanya 30 menit perjalanan dengan mengunakan kapal cepat speedboat yang start kapal dari dermaga marina ancol jakarta.Wisata Pulau Bidadari
Wisata Pulau Bidadari adalah salah satu pulau yang ada di pulau seribu yang di khususkan Sebagai tempat untuk berlibur, pulau yang kecil yang tertata dengan rapi tempat wisata yang sejuk nyaman dan menyenangkan , jenis penginapan cottage yang berada diatas laut dan di pulau beberapa tipe cotage yang bisa di sesuiakan dengan keinginan andabeberapa tipe cottage di Pulau Bidadari
- cottage dengan Tipe Deluxe
- Cottage Gabus No. 1-3 (3 unit)
- Cottage Cendro No.1-6 (6 unit)
- Cottage Baronang No.1-4 ( 4 unit)
- Cottage Alu – Alu No.1-6 ( 6 unit)
- Cottage duri – duri No.1 dan 3 ( 2 unit)
- Cottage Ekor kuning ( 2 unit)
Fasilitas Deluxe Cottage pulau bidadari sebagei berikut :
- Air-conditioning
- TV
- Teras
- Bathroom dengan shower
- Mineral water
- Tempat tidur 2 unit double bed
- kapsitas cottage di pulau bidadari dengan tipe deluxe ini bisa menampung jumlah peserta 2 sampai 5 untuk cottage deluxe ini semuanya ada di darat atau diatas pulau dengan konsep berdekatan antara cottge 1 dan cottage lainya
- Cottage dengan tipe
- Cottage Angsa No 1-6 (6 unit)
- Cottage Camar 4 unit
- cottage Bintang Laut (3 unit) – Floating cottage
- Cottage Rajungan ( 4 unit) – Floating cottage
- Cottage Mutiara (1 unit) – Floating cottage
- Cottage Duri – Duri 1 & 4 ( 2 unit)
Fasilitas Family Cottage :
- Air-conditioning
- TV
- Teras
- Bathroom dengan shower
- Mineral water
- Tempat tidur 2 unit double bed
- Beberapa cottage Family terdapat diatas laut (Bintang laut, Rajungan, Mutiara). Kapasitas cottage maksimum untuk 5 orang.
Pasar Barang Antik Jl.Surabaya
Terletak di Jl. Surabaya Menteng Jakarta Pusat, dimana dijajakan berbagai macam barang antik baik tradisional maupun modern seperti elektronik, kamera, hiasan lampu, pecah belah, alat rumah tangga yang terbuat dari kuningan dan perak. Kegiatan pasar ini dimulai sekitar tahun 1960-an, awalnya hanya ada beberapa pedagang loak yang menjual barang-barang kebutuhan rumah tangga dengan menjajakan dagangannya di trotoar dan lahan yang ada. Di antara barang bekas, terdapat barang antik namun penjualnya tidak menyadarinya. Tetapi setelah banyak orang yang mencari barang-barang antik tertentu, mereka mulai menyadari barang-barang yang memiliki nilai jual tinggi. Maka mulailah mereka serius berburu barang-barang antik dari berbagai wilayah untuk dijual.
Di pasar ini dapat ditemukan berbagai piringan hitam yang berisikan lagu ngak-ngik-ngok yang dilarang pada waktu Presiden Sukarno. Namun sekarang justru banyak dicari hanya sekedar untuk mendengarkan lagu papuler pada saat itu, membuat kawasan ini semakin ramai pengunjung. Pada tahun 1970 bertepatan dengan HUT RI ke-25, Pemda DKI melakukan penertiban besar-besaran terhadap pedagang kaki lima. Salah satu obyek penertibannya adalah para pedagang kaki lima Pasar Rumput di Jl. Sultan Agung. Mereka dipindahkan di ujung utara Jl. Surabaya, sehingga kawasan ini semakin tidak beraturan. Baru pada tahun 1974 pasar antik ini mulai ditata Pemerintah Daerah, tenda-tenda lama diganti dengan bangunan setengah permanen berupa jajaran kios-kios. Sampai saat ini kawasan ini semakin dikenal di kalangan turis mancanegara untuk berburu barang antik. Kemasyhuran pasar ini terbukti ketika Bill Clinton, Presiden Amerika Serikat berkunjung ke Indonesia pada tahun 1994, menyempatkan diri untuk mengunjungi tempat ini.
Pasar Burung Jl.Pramuka
Memelihara binatang peliharaan seperti burung tidaklah mudah. Selain harus diberi makanan yang bergizi, kebersihan dan kenyamanan kandang juga sangat mendukung kelangsungan hidup si burung itu.
Selain makanan bergizi, burung-burung itu juga harus mendapatkan vitamin yang diberikan secara rutin. Saran itu diberikan oleh seorang pedagang burung yang berada di kawasan Jalan Barito I, Kelurahan Kramat Pela, Kebayoran, Jakarta Selatan kepada mereka yang hobi memelihara burung.
Selain di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, pasar burung juga terdapat di Jalan Barito, sekitar 100 meter dari kawasan perbelanjaan Blok M, Jakarta Selatan. Di pasar yang terletak di sisi Jalan Barito, berbagai macam burung seperti nuri, kakatua, dan kukang (Nyctynus cucang), dipajang dan ditawarkan kepada setiap orang yang lewat.
Salah satu kios yang menjual berbagai satwa adalah kios Haji Saali. Kios Haji Saali tidak hanya menjual burung, tetapi hewan lain seperti biawak, ular, kus-kus, kera, muara batu, iguana, dan ayam berkisar. Untuk jenis burung, Haji Saali juga menjual burung yang berasal dari Hongkong yang diberi nama Jalak, dan burung yang berasal dari Cina, yang diberi nama Wambi.
Menurut Haji Saali (54), yang puluhan tahun menjalani usaha jual beli satwa dikawasan ini, pasar ini tidak pernah sepi dari para pengemar burung ataupun satwa langka. Dulu sebelum pasar burung di Barito ini dibangun, Haji Saali menjual burung di kawasan Jalan Pramuka, Jakarta Timur, dengan cara berkeliling pasar dengan menggunakan gerobak.
Kebanyakan para pembeli, mencari burung seperti kakak tua hitam, carawa, cendrawasi, namun menurut Haji Saali, satwa tersebut sekarang ini sudah dilindungi dan tidak diperjual belikan.
Harga burung-burung yang dijual belikan ini pun sangat bervariasi. Mulai dari yang paling murah yakni 5000 rupiah hingga 20 juta. Hal ini tergantung dari kicauan, warna dan keunikan burung itu sendiri.
Memang satwa liar yang paling banyak diperdagangkan di masyarakat adalah jenis primata dan burung. Mungkin hal ini disebabkan bentuknya yang lucu dan menggemaskan, sehingga banyak orang yang ingin memelihara satwa-satwa itu," tambah Haji Saali.
Ketika ditanya mengenai penyebaran virus flu burung, Haji Saali mengatakan bahwa tidak ada pengaruh pada binatang-binatang yang dijual belikan. Kalau ada yang mati atau sakit pada binatangnya adalah wajar karena sudah tua atau sakit biasa. Tapi menurutnya, bila ada binatang yang sakit, sudah ada dokter khusus dan pengobatannya pun tidak dipungut biaya.
Taman Margasatwa Ragunan
|
Selamat datang di Taman Margasatwa Ragunan. Sebuah taman seluas 147 hektar dan berpenghuni lebih dari 2.000 ekor satwa serta ditumbuhi lebih dari 50.000 pohon membuat suasana lingkungannya sejuk dan nyaman. Lahannnya tertata dan terbangun serta sebagian lagi masih dikembangkan menuju suatu kebun binatang yang modern sebagai identitas kota Jakarta. Berkunjung ke Taman Margasatwa Ragunan berarti memasuki sebuah hutan tropis mini, di dalamnya terdapat keanekaragaman hayati yang memiliki nilai konservasi tinggi dan menyimpan harapan untuk masa depan.
Sebuah
kebun binatang modern menampilkan suatu system ekologi yang lengkap
yang bias menjadi satu sumber ilmu pengetahuan yang akan mengawali
langkah pelestarian kehidupan alam liar. Singkatnya, kebuna binatang
adalah “Kapal Nuh” kita dalam menghadapi bencana dan kerusakan alam yang
akhir-akhir ini sering terjadi. Bila nanti sudah tidak ada lagi hutan
di bumi ini, paling tidak masih ada contoh-contoh makhluk yang
menakjubkan ini di kebun binatang, entah itu telah berwujud satwa
ataupun masih berbentuk embrio, sel atau DNA.
|
Museum Prangko Indonesia
Buka Senin - Minggu pukul 08.00 - 16.00
Sejarah adanya perangko dimulai karena semua orang menolak untuk membayar biaya pengiriman surat, sehingga muncul prangko pertama yang bernama "The Penny Black", bergambar wajah ratu Victoria yang dibuat oleh Dinas Perpajakan Inggris pada tahun 1840. Prangko ini dapat dijumpai di Museum Prangko Indonesia dengan ribuan koleksi prangko lainnya. Selain itu kita juga dapat melihat diorama yang menceritakan tentang aktivitas perjalanan penerbitan dan pencetakan prangko.
Arsitektur Museum ini berciri khas Jawa dan Bali dengan ukir-ukiran. Dihalaman depan terdapat bola dunia dengan seekor burung merpati membawa sepucuk surat yang melambangkan bahwa tugas Perum Pos dan Giro menjangkau seluruh dunia. Terdapat 7 ruang penyajian diorama, yaitu Sejarah Prangko Indonesia, Proses Pencetakan Prangko, Prangko Berdasarkan Periode Penerbitan (I), Prangko Berdasarkan Periode Penerbitan (II), Koleksi Tematik (I), Koleksi Tematik (II), dan Filateli.
Prangko bukan saja tanda bukti pengiriman, namun digunakan sebagai pembawa misi di bidang lain seperti pelestarian alam, peristiwa sejarah, himbauan akan kesadaran masyarakat dan hal-hal penting lainnya yang dapat disosialisasikan melalui prangko.
Teater IMAX Keong Mas
Gedung teater ini didirikan atas prakarsa Ibu Tien Soeharto, dan diresmikan pada tanggal 20 april 1984. Teater Imax Keong Emas menampilkan beberapa film tersedia untuk diputar antara lain film indonesia indah I, indonesia indah II (anak - anak indonesia), Indonesia indah III (indonesia untaian manikam di khatulistiwa), dan indonesia indah IV (aku bangga menjadi anak indonesia). semuanya menunjukkan keindahan lingkungan, kekayaan alam, dan keragaman budaya indonesia. Dalam perkembangan selanjutnya pemutaran film tidak hanya menampilkan film - film seri indonesia indah saja, namun juga diselingi pemutaran film - film impor yanhg bernuansa pendidikan dengan tema - tema hiburan, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tema - tema lingkungan hidup. Sejak tahun 1984 teater imax keong emas telah memutar 20 judul film impor dengan masa sewa antara 1 dan 2 tahun. film - film itu antara lain To Fly, Speed Blue Planet, The Living Sea, Forces Of Nature, T - Rex, The First Emperor of China, Island Adventure, dan Mistic India. Pada tahun 2004, teater ini mampu meng - upgrade sistem dan sekaligus memutar film IMAX DMR ( Digital Re - Mastering ), yakni teknologi revolusioner yang memungkinkan transfer film laga format 35 mm ke dalam IMAX EXPERIENCE 70 mm.
Langganan:
Postingan (Atom)



